Samsung Galaxy Fold : Inovasi Baru Telepon Genggam

Mungkin beberapa diantara kalian sudah pernah melihat atau sekedar membaca mengenai Samsung Galaxy Fold ini. Dengan harga kisaran 30 juta, kamu bisa membeli handphone inovasi terbaru ini. Samsung sudah menjual Galaxy Fold ini di Indonesia mulai bulan desember tahun lalu.

Galaxy Fold mampu mencakup lebih dari 10.000 masyarakat Indonesia dan habis di pesan hanya dalam kurun waktu 31 menit setelah preorder pertama. Samsung juga membuka kesempatan preorder kedua. Padahal mengingat harganya yang sangat fantastis, banyak orang mungkin akan berpikir dua kali untuk membeli handphone inovasi terbaru tersebut.

Tapi apa saja yang membuat para pengguna setia Samsung mempertimbangkan untuk membeli Galaxy Fold?

Samsung Galaxy Fold Kelebihan dan Kekurangan

Pertama kita mulai dari tampilan Galaxy Fold. Gawai ini di klaim lebih tipis hingga 50% dari tampilan handphone pada umumnya.

Smartphone yang dilengkapi dengan Infinity Flex pertama didunia ini mampu membawa penggunanya ke tingkat multitasking yang lebih tinggi.

Letak finger print juga diletakkan di tempat yang dirasa sesuai dengan tempat ibu jari berada sehingga perangkat dapat terbuka dengan mudah.

Menurut Annisa Maulina, selaku Product Marketing Manager Samsung Indonesia, gawai ini tidak hanya mengandalkan tampilannya yang unik, namun mereka memperhatikan produktivitas semua fitur-fitur dari gawai itu sendiri.

Galaxy Fold didukung dengan chipset snapdragon 855 octa-core,  dengan chipset tersebut Galaxy Fold memiliki kecepatan yang lebih kurang sebanding dengan Galaxy 10+.

Selain itu handphone ini didukung dengan dual baterai masing-masing baterai sebesar 4.380 mAh. Bahkan handphone ini sudah didukung dengan fitur fastcharging baik dengan ataupun tanpa kabel. Jaringan Galaxy Fold juga sudah mendukung 4G dan 5G.

Untuk kamera, Galaxy Fold sudah dilengkapi dengan 6 kamera 3 kamera utama dan 3 kamera depan. Kamera utama terdiri dari dua kamera berukuran 12 MP san satu kamera berukuran 16 MP. Sedangkan untuk kamera depan, dua kamera berukuran 10 Mp dan satu kamera berukuran 8 MP. Kamera belakang juga didukung dengan LED flash, HDR, dan panorama yang dapat menambah kepuasan anda dalam mengambil gambar menggunakan Galaxy Fold.

Jika dibuka, layar Galaxy fold akan berukuran sebesar 7,3 inchi dan jika di lipat akan berukuran 4,7 inchi. Dengan layar sebesar itu, pengguna akan merasakan sensasi menggunakan tablet pada gawai mereka, hanya saja lebih mudah dibawa kemana-mana karena bisa dilipat.

Untuk kapasitasnya, Galaxy Fold hanya memberikan satu pilihan yaitu RAM sebesar 12 GB dan memori internal sebesar 512 GB.

Fitur dalam Galaxy Fold juga sangatlah menarik. Anda bisa membuka 3 aplikasi sekaligus dalam satu layar.

Namun seperti pada umumnya, handphone yang memiliki inovasi baru biasanya tidak luput dari kekurangan. Menurut seseorang bernama Tim Schofield dari akun Youtubenya, handphone yang memiliki 6 kamera ini memiliki tempat finger print yang kurang tepat. Karena saat ia membawa handphone tersebut, finger print yang terletak di bagian sisi Galaxy Fold sering kali tertutupi tangannya dan mengakibatkan finger print tersebut memindai tangannya, hal membuatnya harus membuka handphone tersebut dengan pola sandi.

Menurut akun ini juga, layar Galaxy Fold sangatlah rentan. Anda tidak bisa menggunakan kuku atau benda lainnya saat menggunakannya. Padahal pada zaman sekarang, biasanya handphone sudah dilengkapi dengan layar Gorilla glass. Selain itu lipatan di Galaxy Fold saat dibuka, bagian bawahnya tidaklah rata, terlihat seperti longgar.

Tapi menurut beberapa orang, kekurangan tersebut tidaklah sebanding dengan berbagai kelebihan yang telah Samsung tawarkan.

Jadi, apakah kalian tertarik untuk membeli inovasi terbaru dari telepon genggam ini?